Tuesday, November 02, 2010

Kirim surat? Pake layanan Pos aja!

Aduh, maafkan judul yang tampak seperti promosi itu. Bagaimana dong, tulisan ini memang isinya promosi sih, hehe. (disc: ini bukan blog berbayar)

Jadi begini, beberapa waktu yang lalu saya berkepentingan untuk mengirim dokumen ke luar negeri, tepatnya ke Korea Selatan. Biasanya, untuk mengirim dokumen ke luar, saya menggunakan jasa kurir yang sudah mendunia, tiga huruf, depannya D belakangnya L :p.

Masalah muncul ketika kesibukan saya akhir2 ini tidak memungkinkan saya untuk pergi ke kurir mancanegara itu pada hari kerja, yang mana pada akhir pekan dia malah tutup. Setelah tertunda beberapa lama, saya mendengar bahwa beberapa kantor cabang PT Pos Indonesia buka pada akhir pekan. Bimbang sejenak, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan layana Pos saja. Agak parno pake layanan perusahaan plat merah. Yah, you know lah.. identik dengan layanan yang gak oke soalnya.

Akhirnya di suatu akhir pekan yang mendung, walau tak selamanya mendung itu kelabu, saya pergi ke kantor pos di Jalan Banda. Karena dia termasuk cabang yang besar, saya yakin dia buka pada akhir pekan. Yak, benar, walaupun hanya sampai jam 12 saja menurut petugas posnya. Kalau ingin ke kantor pos yang buka sampai sore, ke Jl. Asia Afrika Bandung saja, buka sampai ja 5 (atau setengah lima?) lupa. Kalau hari biasa sampai jam delapan malam. Nice!

Sampai di depan counter, saya cek dulu dokumen saya. Doh! saya lupa bawa pas foto! Sebenarnya saya tadinya memang tak niat ke kantor pos sih, ini sekalian mengantar adik saja. Akhirnya tanya-tanya dulu deh, ke mbak penjaga counternya. Dilayani dengan ramah, saya mendapat info bahwa untuk layanan EMS dokumen saya akan sampai ke Korea dalam waktu empat hari kerja. Saya juga mencoba menimbang dokumen saya untuk tahu harga yang harus dibayar. 125 ribu, sepertiga dari ongkos yang harus saya keluarkan kalau memakai jasa kurir mancanegara tadi. Hm, dengan waktu pengiriman yang cuma lebih lama satu hari dari si kurir mancanegara, it is quite a bargain isn't it?

Saya kembali dulu ke rumah untuk mengambil pas foto. Niat segera berangkat, namun apa mau dikata sang mendung akhirnya menjelma menjadi hujan. Akhirnya saya sampai di kantor pos pukul 11.30. Agak deg2an juga, hehe. Saya pun segera menuju ke counter. Woh, sekarang ongkosnya hanya Rp 99 ribu saja. Rupanya tindakan saya mengeluarkan hal-hal yang tidak perlu dari paket dokumen saya di rumah tadi cukup berhasil, hehe.

Malam harinya di rumah, saya cek tracking paket EMS saya di web PT Pos. Asik, paket saya sudah tercatat, walau masih berada di Kantor Pos Bandung. Kalau paket saya betulan sampai dalam empat hari, saya akan terkesan, begitu pikir saya. Oh, buat yang belum tau EMS itu layanan pengiriman ekspres internasionalnya PT Pos. Layanan ini juga memungkinkan kita untuk melacak sudah sampai mana paket layanan kita. Ngga kalah lah sama kepunyaan kurir mancanegara, hehe.

Hari kedua (hari kerja ya, yang Sabtu ga diitung), saya berencana mengecek keberadaan paket saya lagi. Ah, karena terlanjur online, saya sekalian cek email saja. Ow ow ow! Betapa kagetnya saya karena ada email dari pihak yang saya kirimi paket, menyatakan kalau paket saya sudah diterimanya. Dalam dua hari! duuuaaa haaariii! Padahal janjinya empat hari! Bravo! Bravo! *sembah-sembah*

Begitulah, pengalaman ini telah sukses membuat saya jatuh hati pada layanan Pos. Kalau ada perlu kirim dokumen lagi, saya akan pake PT Pos saja. Keep up the good works guys! Don't let me down! Sukses PT Pos Indonesia!

TAMBAHAN: Saat saya membuat tulisan ini, saya menemukan akun twitter PT Pos Indonesia dan fan page Facebooknya. Mantap! Dengan berada online artinya ia membukan diri pada saran dan kritik. That's a winning attitude.
sambil ngirim link ke twitter @posindonesia, siapa tau dapet parsel, ehem :P

4 comments:

Astrid said...

like thiss..
*walo saya sih belum percaya sama kantor pos, karena kiriman foto dari menado luntuuur smua gara2 amplopnya dilempar ke halaman yg basah bekas ujanT_T*

piqs said...

Wew! Ngga diplastikin? parah betul itu pak posnya. Baru2 ini cit? Laporin gih ke FBnya pos!

Anonymous said...

seriusan nih? soalnya jurusan kita sama,korea selatan, lagi pusing antara jasa layanan 900rb sama yg 326rb,klo berat dokumennya 2kg,masih bisa pakai EMS?...

piqs said...

Seriously kok. Tapi pengalaman saya berikutnya, ngirim sebaliknya, dari korsel ke Indo, butuh 2 minggu lebih, haha.

hmm, kalo soal berat saya kurang tahu, bisa ditanyakan langsung lewat akun2nya PT Pos di FB atau twitter.